Online Music Arranger

Cara membuat musik elektronik

Cara membuat musik elektronik

Musik elektronik muncul pertama kali di pertengahan abad ke-19. Akan tetapi, instrumen-instrumen musik elektronik pertama yang digunakan dalam komposisi-komposisi musik adalah Etherophone dan Rhythmicon, diciptakan oleh Leon Theremin di abad ke-20. Seiring berkembangnya teknologi, perangkat-perangkat penyintesis musik (dikenal sebagai synthesizer) yang awalnya hanya ada di studio-studio rekaman musik kini dapat Anda miliki sendiri di rumah. Anda juga dapat menggunakannya bersama band Anda, sebagai bagian dari komposisi musik Anda. Kini, Anda dapat melewati proses aransemen dan rekaman musik elektronik dengan lebih mudah. Tidak hanya dapat dilakukan di studio musik, Anda juga bahkan dapat melakukannya saat bepergian dengan mobil atau pesawat.

Komponen-Komponen Instrumen Musik Elektronik
1. Gunakan synthesizer untuk menciptakan musik elektronik.
Meskipun istilah synthesizer sering kali dianggap sebagai sinonim dari instrumen musik elektronik, sejatinya synthesizer itu sendiri merupakan bagian dari instrumen elektronik yang dapat menghasilkan bagian-bagian musik, seperti ketukan, irama, dan nada.
  • Pada awalnya, jenis synthesizer terdahulu seperti Moog Minimoog hanya mampu menghasilkan satu nada pada satu waktu (bersifat monofonik), sehingga tidak dapat menghasilkan nada kedua seperti pada alat-alat musik lainnya. Akan tetapi, beberapa synthesizer dapat menghasilkan satu nada dalam dua titinada yang berbeda secara bersamaan saat dua tuts ditekan. Sejak pertengahan tahun 1970an, synthesizer yang dapat menghasilkan lebih dari satu nada dalam satu waktu (polifonik) mulai tersedia, sehingga Anda dapat menghasilkan akor serta melodi secara bersamaan.
  • Kebanyakan jenis synthesizer terdahulu memiliki fungsi yang terpisah, antara pembuatan nada dan pengaturan nada. Namun sekarang, banyak instrumen musik elektronik, terutama instrumen yang biasa digunakan di rumah (seperti keyboard) memiliki fitur terpadu, di mana synthesizer dan bagian-bagian pengatur suaranya sudah ada dalam satu instrumen.

2. Mainkan synthesizer dengan menggunakan instrument / midi controller.
Banyak synthesizer terdahulu yang dikendalikan melalui tuas, putaran knop, atau bahkan dengan posisi tangan di sekitar instrumen (untuk instrumen Etherophone atau yang kini dikenal sebagai Theremin). Sekarang, terdapat beragam perangkat kendali modern yang lebih mudah untuk digunakan oleh para musisi. Perangkat ini juga dapat mengendalikan synthesizer melalui antarmuka instrumen musik digital (dikenal sebagai MIDI atau Musical Instrumental Digital Interface). Beberapa perangkat pengedali modern yang ada antara lain:
  • Papan penjarian (keyboard). Papan penjarian merupakan perangkat kendali synthesizer yang paling umum digunakan. Ukurannya beragam, dari mulai papan penjarian dengan 88-tuts lengkap (7 oktaf, seperti pada piano digital) hingga papan penjarian berjangka oktaf yang pendek (2 oktaf, seperti pada piano mainan) dengan jumlah tuts sebanyak 25 buah. Instrumen keyboard yang biasa digunakan di rumah-rumah biasanya memiliki jumlah tuts yang beragam, dari mulai 49, 61, hingga 76 tuts (4, 5, atau 6 oktaf). Beberapa instrumen keyboard memiliki mekanisme tuts yang berat untuk memberikan simulasi mekanisme tuts yang sama seperti pada piano akustik. Akan tetapi, ada pula instrumen keyboard dengan tuts yang disokong oleh mekanisme pegas, dan bahkan ada yang memadukan mekanisme pegas dengan tuts tanpa pemberat. Banyak papan penjarian yang memiliki fitur sensitivitas sentuhan (touch sensitivity), di mana keras lembutnya suara ditentukan oleh seberapa kuat Anda menekan tuts.
  • Perangkat kendali alat musik tiup (mouthpiece/wind controller). Perangkat ini dapat Anda temukan pada synthesizer tiup, instrumen elektronik yang didesain sedemikian rupa untuk menyerupai alat-alat musik tiup seperti saksofon sopran, klarinet, seruling rekorder, atau terompet. Seperti halnya pada alat musik tiup, Anda perlu meniup melalui pipa mulut untuk menghasilkan suara. Suara yang dihasilkan dapat Anda modifikasi dengan menggunakan cara-cara tertentu.
  • Gitar MIDI. Ini adalah sebuah perangkat lunak di mana Anda dapat memasangkan gitar akustik atau elektrik Anda pada komputer dan menggunakannya sebagai perangkat kendali synthesizer. Gitar MIDI bekerja dengan mengubah getaran senar menjadi data digital. Sering kali saat digunakan, suara petikan gitar tidak langsung dapat terdengar (bunyi tidak muncul bersamaan dengan petikan gitar) karena adanya jumlah minimum sampel suara yang diperlukan untuk dapat menciptakan suara digital.
  • SynthAxe. SynthAxe memiliki papan fret yang terbagi ke dalam 6 bagian diagonal. Perangkat ini menggunakan senar sebagai sensor. Hasil keluaran suara akan bergantung pada seperti apa Anda memetik senarnya. Sekarang, SynthAxe sudah tidak lagi diproduksi.
  • Keytar. Perangkat ini memiliki bentuk seperti gitar, namun pada bagian utamanya tidak terdapat senar; perangkat ini memiliki papan penjarian tiga oktaf dan pengendali suara pada bagian lehernya. Terinspirasi dari alat musik abad ke-18 yang disebut orphica, Anda dapat memainkan musik dengan menekan papan penjarian sambil dapat bergerak bebas seperti halnya saat memainkan gitar elektrik.
  • Pad drum elektronik. Diperkenalkan pada tahun 1971, perangkat ini memiliki bagian-bagian yang serupa dengan drum akustik, seperti hi-hat, toms, dan simbal. Jenis-jenis terdahulunya menggunakan sampel suara drum akustik yang telah direkam sebelumnya, sementara jenis-jenis yang terbaru menggunakan rumus matematis untuk menghasilkan suara drum. Perangkat ini dapat disambungkan dengan headphone, sehingga hanya Anda yang dapat mendengar suaranya saat Anda memainkan drum elektronik tersebut.
  • Radiodrum. Pada awalnya, perangkat ini digunakan sebagai tetikus komputer tiga dimensi. Anda dapat menggunakan dua penabuh drum untuk memukul permukaan dari tiga sisi Radiodrum. Bunyi yang dihasilkan akan bergantung pada bagian mana yang Anda pukul.
  • BodySynth. Perangkat kendali synthesizer ini merupakan perangkat unik yang dapat Anda kenakan, seperti halnya pakaian. BodySynth menggunakan tegangan otot dan gerakan tubuh Anda untuk mengendalikan suara dan pencahayaan. Pada awalnya, perangkat ini digunakan oleh para penari dan artis, namun sering kali mereka mengalami kendala dalam menggunakan perangkat ini. Terdapat jenis yang lebih sederhana dari BodySynth, berupa sepasang sarung tangan atau sepatu yang berfungsi sebagai unit kendali synthesizer.

Peralatan Produksi Musik Elektronik
1.Pilihlah sistem komputer dengan daya yang memadai, dan pastikan Anda juga familier dengan sistem yang digunakan.
Instrumen musik elektronik itu sendiri sudah dapat Anda gunakan untuk memainkan musik. Namun jika Anda ingin memproduksi musik elektronik, Anda pasti akan membutuhkan sistem komputer.
  • Komputer meja (desktop) atau laptop cocok untuk digunakan dalam proses pembuatan musik. Jika Anda berencana untuk membuat musik di tempat yang sudah ditentukan (tidak berpindah-pindah tempat), gunakan komputer meja. Namun, jika Anda ingin membuat musik di tempat yang berbeda-beda (bepergian), laptop dapat menjadi pilihan yang tepat.
  • Gunakan sistem operasi komputer yang paling nyaman untuk Anda gunakan. Pastikan Anda menggunakan sistem operasi dengan versi yang terbaru (baik Windows maupun MacOS).
  • Sistem komputer Anda harus memiliki daya yang kuat serta memori penyimpanan yang cukup untuk dapat membuat musik. Jika Anda tidak tahu seperti apa spesifikasi komputer yang harus Anda miliki, cobalah merujuk pada sistem khusus yang didesain untuk penggunaan audio dan permainan video. Rujukan tersebut diharapkan dapat membantu Anda untuk menentukan spesifikasi sistem yang Anda perlukan dalam membuat musik elektronik.

2.Pastikan komputer Anda memiliki perangkat suara yang baik.
Anda memang tetap dapat menciptakan musik elektronik yang baik dengan menggunakan soundchip yang terpasang pada komputer Anda dan pengeras suara yang murah. Akan tetapi jika Anda memang mampu membelinya, pertimbangkan untuk melakukan pembaruan pada perangkat suara Anda.
  • Sound card. Sangat disarankan untuk menggunakan sound card khusus yang didesain untuk pembuatan musik elektronik, terutama jika Anda berencana untuk banyak melakukan rekaman suara.
  • Studio monitor. Yang dimaksud dengan studio monitor bukanlah layar komputer, namun pengeras suara yang didesain untuk studio rekaman. (Dalam hal ini, kata monitor mengacu pada pengeras suara yang menghasilkan suara dari sumber suara dengan akurat, tanpa atau dengan sedikit distorsi suara.) Terdapat banyak studio monitor yang dijual di pasaran. Untuk studio monitor dengan harga murah, Anda dapat membeli produk-produk M-Audio atau KRK Systems. Untuk studio monitor dengan harga yang lebih mahal (namun tentunya dengan kualitas yang lebih baik), Anda dapat membeli produk-produk Focal, Genelec, dan Mackie.
  • Headphone studio rekaman. Dengan mendengarkan musik Anda melalui headphone, Anda dapat lebih berfokus pada masing-masing bagian musik Anda. Nantinya, Anda dapat dengan lebih mudah menyesuaikan irama musik dengan bagian-bagian musik yang lain, serta mengatur tingkat volume suara untuk setiap bagian musik. Produk-produk headphone studio rekaman yang disarankan untuk digunakan adalah produk-produk Beyerdynamic dan Sennheiser.

3.Pasang (install) perangkat lunak untuk membuat musik.
Dalam membuat musik elektronik, ada beberapa aplikasi yang akan Anda perlukan:
  • Digital audio workstation (disingkat sebagai DAW). DAW merupakan perangkat lunak musik yang memungkinkan seluruh komponen perangkat lunak yang Anda miliki dapat digunakan bersama-sama untuk dapat menciptakan musik. Tampilan antarmukanya biasanya merupakan semacam simulasi studio rekaman analog (dengan mixer, track, dan fitur-fitur lainnya, termasuk tampilan gelombang suara dari hasil rekaman Anda). terdapat berbagai aplikasi DAW yang dapat Anda beli. Beberapa di antaranya adalah Ableton Live, Cakewalk Sonar, Cubase, FL Studio, Logic Pro (hanya untuk pengguna sistem operasi MacOS), Pro Tools, Reaper, dan Reason. Ada pula beberapa DAW yang dapat Anda unduh secara gratis, seperti Ardour dan Zynewave Podium.
  • Aplikasi penyunting suara. Aplikasi ini memiliki kemampuan yang lebih besar untuk menyunting suara daripada fitur penyunting suara yang terdapat di DAW. Aplikasi ini dapat menyunting sampel suara dan mengubah musik Anda ke dalam format MP3. Sound Forge Audio Studio adalah contoh dari program penyunting suara yang dijual dengan harga yang tidak begitu mahal. Namun jika Anda ingin mencari aplikasi yang dapat diunduh secara gratis, Anda dapat mencoba program Audacity.
  • Instrumen atau synthesizer VST (Virtual Studio Technology). Instrumen-instrumen ini merupakan versi perangkat lunak dari komponen-komponen instrumen musik elektronik yang telah dijelaskan sebelumnya. Untuk menggunakannya, Anda terlebih dahulu perlu memasang (install) VST sebagai tambahan (plugin) untuk program DAW yang Anda miliki. Anda dapat menemukan VST ini di internet secara gratis, dengan mengetikkan kata kunci "free soft synths” (perangkat lunak synthesizer gratis) atau "free vsti”. Alternatifnya, Anda dapat membeli VST dari berbagai penyedia VST seperti Artvera, H.G. Fortune, IK Multimedia, Native Instruments, atau reFX.
  • Efek VST. Tambahan untuk DAW ini menghasilkan efek-efek musik seperti gema, efek paduan suara (choral), dan efek-efek lainnya. Anda dapat mengunduh efek VST ini dari situs yang sama dengan situs yang Anda kunjungi untuk mengunduh instrumen VST. Beberapa situs menyediakannya secara gratis, sedangkan yang lainnya mengharuskan Anda untuk membayar saat mengunduh efek VST tersebut.
  • Sampel suara. Sampel ini mengacu pada potongan musik, pola ketukan, dan irama yang dapat Anda gunakan untuk memperkaya komposisi musik Anda. Biasanya sampel-sampel ini terdapat dalam paket genre musik tertentu seperti blues, jazz, country, atau rock dan mencakup baik sampel suara tersendiri (seperti sampel glissando pada piano) atau loops (seperti pola melodi berulang). Penyedia sampel biasanya menawarkan sampel gratis untuk digunakan. Akan tetapi, ada juga paket sampel suara yang mengharuskan Anda untuk membeli lisensinya untuk dapat digunakan dalam komposisi musik Anda. Beberapa perusahaan penyedia perangkat lunak audio memberikan akses untuk mengunduh paket sampel suara secara gratis. Selain itu, paket sampel suara juga dapat Anda dapatkan dari sumber pihak ketiga, baik secara gratis ataupun berbayar.

4.Gunakan perangkat kendali MIDI.
Meskipun Anda dapat tetap menggubah musik di komputer Anda dengan menggunakan tetikus dan papan ketik Anda sebagai piano virtual, Anda akan merasa lebih nyaman untuk menggunakan perangkat kendali MIDI yang tersambung pada sistem komputer Anda. Papan penjarian (keyboard) merupakan perangkat kendali MIDI yang paling umum digunakan dan dapat digunakan untuk memainkan musik tanpa perlu dihubungkan dengan komputer. Anda juga dapat menggunakan jenis perangkat kendali MIDI lainnya, seperti yang sebelumnya telah dijabarkan.

Pra Pembuatan Musik Elektronik
1.Pelajari teori musik.
Meskipun Anda masih tetap bisa memainkan instrumen musik elektronik atau menggubah musik menggunakan komputer tanpa kemampuan membaca notasi musik, pengetahuan tentang struktur musik dapat membantu Anda untuk memahami cara membuat aransemen musik yang lebih baik. Selain itu, dengan mempelajari teori musik Anda juga dapat menemukan kesalahan-kesalahan apa saja yang ada dalam komposisi musik yang Anda buat sehingga komposisi musik Anda akan lebih baik lagi.
  • Bacalah artikel mengenai cara mempelajari musik atau cara menggubah musik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait teori musik.

2.Ketahui kemampuan instrumen dan perangkat lunak yang Anda miliki.
Meskipun Anda sudah mencoba menggunakan instrumen atau perangkat lunak yang Anda miliki sebelum membelinya, cobalah terlebih dahulu bereksperimen dengan instrumen atau perangkat yang Anda miliki sebelum Anda benar-benar membuat proyek musik yang lebih serius. Dengan mencobanya, Anda akan mengetahui kelebihan dari instrumen atau perangkat lunak yang Anda miliki dan setelah itu, mungkin Anda akan memiliki beberapa ide untuk memulai proyek musik dengan menggunakan instrumen dan perangkat lunak tersebut.

3.Kenali genre dari musik yang ingin Anda gubah.
Setiap genre musik memiliki unsur-unsur tertentu yang khas. Cobalah mempelajari unsur-unsur genre musik tertentu dengan mendengarkan beberapa lagu dari genre yang Anda sukai dan cari tahu seperti apa penerapan unsur-unsur tersebut di dalam lagu-lagu yang Anda dengarkan:
  • Ketukan dan irama. Setiap genre musik memiliki pola ketukan atau irama yang khas. Sebagai contoh, musik bergenre rap dan hip-hop dikenal dengan ketukan dan iramanya yang berat dan menggebu-gebu, sementara musik jazz dengan sub-genre big band memiliki pola irama yang berayun dan berubah-ubah. Contoh lainnya, musik country memiliki pola irama yang khas, dikenal sebagai pola shuffle .
  • Instrumentasi. Setiap genre musik memiliki instrumentasi yang khas. Sebagai contoh, musik jazz dikenal dengan penggunaan alat musik tiup seperti terompet, trombon, klarinet, dan saksofon. Contoh lainnya, musik heavy metal dikenal dengan penggunaan gitar elektrik berdistorsi, musik khas Hawaii dengan penggunaan gitar bersenar kawat (steel guitar), musik folk dengan penggunaan gitar akustik, musik mariachi dengan iringan terompet dan gitar, dan musik polka dengan iringan tuba dan akordeon. Akan tetapi, banyak lagu dan para artis yang telah berhasil menggabungkan unsur genre lain (misalnya, instrumen yang digunakan) ke dalam satu genre tertentu. Sebagai contoh, Bob Dylan memadukan penggunaan gitar elektrik dengan musik folk dalam penampilannya di Newport Folk Festival pada tahun 1965. Lagu Johnny Cash yang berjudul "Ring of Fire” juga memiliki perpaduan dua unsur genre yang berbeda, di mana aransemen musik country dipadukan dengan irama terompet khas mariachi. Contoh lainnya adalah permainan seruling oleh Ian Anderson yang ditonjolkan dalam grup musik rock Jethro Tull.
  • Struktur lagu. Lagu-lagu bervokal yang biasa dimainkan di radio umumnya memiliki struktur seperti ini: intro lagu, bait pertama, refrain, bait kedua, refrain, bridge (atau bisa juga bait yang disingkat), refrain terakhir, dan penutup (disebut juga sebagai outro). Sementara itu, sebagai perbandingan, musik-musik instrumental bergenre electronica (electronic dance music atau EDM) seperti trance (musik yang biasa dimainkan di klub malam) memiliki struktur lagu sebagai berikut: intro lagu, melodi yang dimainkan berulang-ulang sampai lagu mencapai bagian di mana seluruh elemen lagu dimainkan, dan penutup lagu dengan volume musik yang berangsur-angsur mengecil.

Memproduksi Musik Elektronik Anda Sendiri
1.Buatlah ketukan musik Anda terlebih dahulu.
Ketukan dan ritme akan menjadi acuan bagi elemen-elemen musik Anda yang lain. Gunakan suara drum dari paket sampel suara yang Anda miliki

2.Tambahkan ritme bass.
Anda dapat menggunakan suara gitar bas ataupun suara instrumen lain yang memiliki titinada yang rendah. Sebelum Anda membuat elemen-elemen musik yang lain, pastikan ketukan drum dan ritme bas yang Anda buat enak didengar.

3.Jika mau, Anda bisa menambahkan pola-pola ritme lainnya.
Tidak semua lagu hanya memiliki satu pola ritme; beberapa lagu memiliki beberapa pola ritme yang berbeda yang muncul pada bagian-bagian lagu tertentu untuk menarik perhatian pendengar. Pola ritme yang berbeda juga dapat disisipkan pada momen utama dari cerita yang ada pada lirik lagu Anda. Jika Anda menambahkan pola-pola ritme yang berbeda, pastikan pola-pola tersebut cocok dengan pola ritme utama lagu Anda agar saat didengarkan, pola-pola tersebut dapat menciptakan kesan yang Anda inginkan.

4.Tambahkan melodi atau harmoni suara.
Gunakan instrumen VST Anda untuk menciptakan melodi dan harmoni suara. Anda juga dapat menggunakan sampel suara yang telah ada sebelumnya atau bereksperimen dengan pengaturan-pengaturan suara yang ada untuk menciptakan efek suara yang Anda inginkan.

5.Sesuaikan volume masing-masing elemen lagu dengan tepat.
Saat menciptakan musik, Anda tentu saja ingin setiap elemen yang ada tidak hanya terdengar cocok, tetapi juga seimbang. Untuk mendapatkan keseimbangan ini, pilihlah satu elemen musik (semisal ketukan drum) untuk dijadikan sebagai acuan bagi elemen-elemen lain, kemudian seimbangkan volume suara elemen-elemen lain tersebut.
  • Dalam pembuatan musik, Anda cenderung ingin mendapatkan suara yang lebih kaya daripada suara yang nyaring. Untuk mendapatkan suara yang kaya, Anda dapat menggunakan beberapa instrumen pada satu bagian tertentu (semisal menggunakan suara biola, viola, dan selo untuk memainkan melodi pada bagian refrain). Anda juga dapat menggunakan satu instrumen yang sama untuk melodi atau bagian lagu yang sama sebanyak beberapa kali (semisal membuat tiga track biola dengan melodi yang sama). Hal yang sama juga dapat dilakukan pada rekaman vokal. Anda dapat memperkaya track vokal pada lagu Anda dengan menambahkan track penyanyi latar, atau Anda dapat membuat sendiri track vokal tambahan (semisal variasi suara dua atau suara tiga, seperti pada paduan suara). Penyanyi Enya banyak melakukan metode ini untuk mendapatkan vokal yang kaya dalam musik-musiknya.
  • Anda dapat menambahkan variasi dengan menggunakan instrumen-instrumen yang berbeda pada setiap refrain lagu, terutama jika Anda ingin membangkitkan emosi yang berbeda dari pendengar musik Anda pada bagian-bagian musik yang berbeda. Anda juga dapat memberikan variasi nada dasar pada lagu Anda untuk membuat musik Anda terdengar lebih hidup.
  • Anda tidak perlu mengisi keseluruhan komposisi musik Anda dengan banyak variasi. Terkadang Anda hanya perlu menggunakan ketukan, melodi, dan vokal saja, tanpa tambahan harmoni suara. Anda juga dapat memulai atau mengakhiri lagu Anda dengan vokal saja, seperti yang dapat Anda dengar di banyak lagu pop sekarang ini.

6.Ketahui apa yang diinginkan oleh pendengar musik Anda.
Jika Anda membuat musik untuk orang lain, Anda perlu mempertimbangkan keinginan pendengar musik Anda. Cobalah buat intro musik yang dapat langsung menarik perhatian pendengar musik Anda agar mereka mau mendengarkan keseluruhan lagu Anda. Akan tetapi, Anda juga tidak harus melakukan apa yang diminta pendengar musik Anda. Sebagai contoh, jika ada pendengar meminta bagian refrain lagu Anda dibuat semegah mungkin namun karena satu dan lain hal Anda merasa hal tersebut tidak dapat dilakukan, maka Anda tidak perlu melakukannya.


Tips
  • Saat memilih perangkat lunak seperti digital audio workstation ataupun perangkat lunak pembuat musik lainnya, cobalah terlebih dahulu versi demo dari aplikasi-aplikasi yang Anda pilih. Setelah mencobanya, kemudian Anda dapat menentukan aplikasi mana yang terbaik untuk Anda dan membeli aplikasi tersebut.
  • Setelah Anda selesai menciptakan lagu, cobalah memainkan lagu tersebut melalui berbagai jenis pemutar musik, seperti pemutar musik di rumah, pemutar musik mobil, pemutar MP3 portabel (semisal iPod), pemutar musik ponsel, dan tablet Anda. Gunakan juga pengeras suara dan earphone dengan jenis yang berbeda. Perhatikan apakah musik Anda enak didengarkan saat diputar melalui berbagai format pemutar musik.

Peringatan
  • Jangan terburu-buru saat membuat musik elektronik. Dalam proses pembuatannya, Anda mungkin merasa jenuh karena berulang kali mendengar musik yang sama. Seperti halnya saat Anda melewatkan sebuah kesalahan pada penulisan karena Anda terlalu banyak membaca kata-kata tanpa ada jeda, Anda juga dapat melewatkan kesalahan saat membuat musik elektronik, apakah karena instrumentasi yang digunakan tidak tepat atau tingkat suara dari elemen-elemen musik Anda tidak seimbang. 

Selamat mencoba


Previous Next Page